Kampung Keluarga Berkualitas: Strategi Membangun Keluarga dan Masyarakat Unggul (Pemkot Bandung)
JAWA BARAT - Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) hadir sebagai program strategis yang bertujuan meningkatkan kualitas keluarga dan masyarakat secara menyeluruh. Tak sekadar soal pengendalian penduduk, Kampung KB berperan sebagai wadah pemberdayaan keluarga, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, serta penguatan nilai sosial dan budaya di tingkat kampung.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bandung, Anhar Hadian, saat menjadi narasumber dalam talkshow di Radio Sonata, Kamis (28/8/2025).
Anhar memaparkan, program ini pertama kali digagas Presiden Joko Widodo pada 2016 dengan nama Kampung Keluarga Berencana. Sejak 2020, konsepnya diperluas menjadi Kampung Keluarga Berkualitas.
Baca juga: Pemkot Bandung Bergerak Cepat Pulihkan Infrastruktur Pascademonstrasi
“Kampung Keluarga Berkualitas adalah kawasan yang mendorong terbentuknya keluarga sehat, cerdas, sejahtera, dan berkontribusi bagi pembangunan bangsa. Dasarnya adalah kerja sama, integrasi, dan pemberdayaan dalam seluruh dimensinya,” jelas Anhar.
Dia menambahkan, program ini sejalan dengan upaya Presiden, khususnya dalam menciptakan lapangan kerja berkualitas, mengembangkan kewirausahaan, dan meningkatkan kompetensi SDM.
“Keluarga berkualitas menjadi fondasi lahirnya SDM unggul. Aspek yang dikembangkan meliputi pengetahuan, pendidikan, agama, ekonomi, perlindungan, kasih sayang, sosial budaya, kepedulian lingkungan, hingga kesehatan reproduksi,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Tim Kerja Komunikasi, Informasi, Edukasi, Advokasi, dan Penggerakan DPPKB Kota Bandung, Lina Yulistina, menegaskan, Kampung KB bukan hanya soal keluarga berencana.
“Program ini menyentuh hampir seluruh aspek kehidupan keluarga. Tidak hanya pengendalian penduduk, tetapi juga pendidikan, sosial budaya, lingkungan, hingga penguatan ekonomi keluarga,” ujarnya
Baca juga: Pemkot Bandung Siapkan Langkah Pemulihan Fasilitas Pasca Unjuk Rasa
Lina menambahkan, program ini melibatkan banyak pihak dan telah menghadirkan beragam inovasi di tingkat kampung.
“Ada Rumah DataKu sebagai pusat informasi keluarga, serta Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) yang fokus pada gizi dan kesehatan. Semua dirancang agar setiap keluarga dapat tumbuh menjadi lebih berkualitas,” jelas Lina.
Melalui Kampung Keluarga Berkualitas, DPPKB Kota Bandung berharap tercipta generasi yang sehat, berkarakter, dan mendukung visi Kota Bandung sebagai kota cageur, bageur, pinter, singer, tur utama.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkot Bandung