Harga Pangan Nasional: Bapanas Catat Perubahan Tipis pada Sejumlah Komoditas ( Antara Foto )
JAWA BARAT - Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat adanya pergerakan harga sejumlah bahan pangan pokok di tingkat konsumen per Minggu pagi (27/7), berdasarkan pantauan Panel Harga pukul 10.54 WIB. Beberapa komoditas mengalami kenaikan, sementara lainnya menunjukkan penurunan meskipun dalam skala relatif kecil.
Harga cabai rawit merah tercatat sebesar Rp58.568 per kilogram, sedikit menurun dari posisi sebelumnya di Rp58.705 per kg. Komoditas bawang merah juga mengalami penurunan menjadi Rp47.253 per kg, dari sebelumnya Rp49.028 per kg.
Di sektor perberasan, harga beras premium mengalami kenaikan tipis menjadi Rp16.149 per kg dari Rp16.132 per kg. Sementara itu, beras medium justru menurun ke angka Rp14.299 per kg dari sebelumnya Rp14.369 per kg. Untuk beras program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), tercatat naik sedikit menjadi Rp12.592 per kg, dari posisi sebelumnya Rp12.583 per kg.
Jagung untuk peternak mengalami penurunan tipis ke Rp6.208 per kg, dibandingkan sebelumnya Rp6.275 per kg. Begitu pula dengan kedelai biji kering impor yang turun menjadi Rp10.767 per kg, dari Rp10.841 per kg.
Baca juga: PTDI Tampilkan Kekuatan Industri Dirgantara Nasional di IDEF 2025 Istanbul
Harga bawang putih bonggol ikut bergerak turun ke Rp38.337 per kg, dari sebelumnya Rp38.699 per kg. Untuk jenis cabai lainnya, cabai merah keriting kini berada di harga Rp42.232 per kg (sebelumnya Rp43.752 per kg) dan cabai merah besar menjadi Rp42.950 per kg, turun dari Rp43.664 per kg.
Sementara itu, daging sapi murni naik ke angka Rp135.634 per kg dari sebelumnya Rp134.775 per kg. Daging ayam ras juga naik menjadi Rp35.465 per kg (dari Rp35.302 per kg). Sebaliknya, telur ayam ras mengalami penurunan ke Rp29.452 per kg dari Rp29.511 per kg.
Untuk komoditas gula konsumsi, harga tercatat di angka Rp18.275 per kg, sedikit turun dari Rp18.249 per kg. Di sektor minyak goreng, harga minyak kemasan naik menjadi Rp20.827 per liter dari sebelumnya Rp20.749 per liter. Adapun minyak goreng curah turun ke Rp17.381 per liter (sebelumnya Rp17.507 per liter), dan Minyakita juga mencatat penurunan menjadi Rp17.451 per liter dari sebelumnya Rp17.513 per liter.
Tepung terigu curah mengalami kenaikan ke Rp9.772 per kg dari sebelumnya Rp9.718 per kg, disusul tepung terigu kemasan yang naik menjadi Rp12.920 per kg (sebelumnya Rp12.900 per kg).
Untuk komoditas perikanan, harga ikan kembung naik ke Rp41.234 per kg dari Rp41.211 per kg, ikan tongkol menjadi Rp34.323 per kg (dari Rp34.249 per kg), sementara ikan bandeng menurun ke Rp33.883 per kg dari Rp34.589 per kg.
Garam konsumsi turut mencatat kenaikan tipis ke angka Rp11.628 per kg dari hari sebelumnya Rp11.591 per kg.
Di segmen daging kerbau, daging beku impor naik menjadi Rp105.245 per kg dari sebelumnya Rp104.979 per kg. Adapun daging kerbau segar lokal mengalami peningkatan ke Rp141.774 per kg dari sebelumnya Rp141.250 per kg.
Data ini menunjukkan bahwa fluktuasi harga pangan di tingkat eceran nasional masih berada dalam rentang yang wajar, mencerminkan dinamika pasar yang terus dipantau oleh pemerintah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara