Senin, 20 OKTOBER 2025 • 14:10 WIB

Kemeriahan Asia Africa Festival 2025 Warnai Akhir Pekan di Kota Bandung

Author

Kemeriahan Asia Africa Festival 2025 Warnai Akhir Pekan di Kota Bandung

JAWA BARAT - Kota Bandung kembali menjadi pusat perhatian dengan digelarnya Asia Africa Festival (AAF) 2025 di kawasan Jalan Asia Afrika. Ribuan pengunjung tampak antusias menikmati rangkaian acara yang berlangsung meriah sejak pagi.

Festival dibuka dengan penampilan atraktif Ega Robot Ethnic Percussion, kelompok seni asal Bandung yang memadukan musik tradisional dengan nuansa modern. Pertunjukan tersebut menjadi pembuka yang memukau sekaligus menandai dimulainya perhelatan budaya tahunan ini.

Salah satu pengunjung, Engkus Kusnadi (65), mengaku sengaja datang bersama keluarga untuk menikmati suasana.

“Meriah sekali acaranya. Saya ajak istri dan cucu ke sini, sekalian jalan-jalan dan kulineran,” ujarnya di sela kegiatan, Sabtu (18/10/2025).

Kemeriahan Asia Africa Festival 2025 Warnai Akhir Pekan di Kota Bandung
Engkus menyebut, AAF menjadi ajang yang tepat untuk berlibur dengan cara sederhana namun menyenangkan.

“Cukup datang, menikmati kesenian dan suasananya sambil jajan. Rasanya sudah seperti ‘healing’,” tambahnya.
Sementara itu, Nadya (29), warga asal Cibiru, turut mengungkapkan kekagumannya terhadap gelaran AAF tahun ini.

“Seru banget. Bandung selalu punya cara unik untuk menampilkan kekayaan budaya, apalagi ini berhubungan dengan sejarah Asia Afrika. Jadi sambil hiburan, bisa sekaligus belajar,” tuturnya.

Baca juga: Pemkot Bandung Pastikan 150 Rumah di Taman Sakura Indah Tidak Kehilangan Akses Air Bersih

Tahun ini, AAF 2025 dihadiri oleh delegasi dari berbagai negara, di antaranya Malaysia, Rwanda, Arab Saudi, Guinea, Bangladesh, Seychelles, Mesir, Bahrain, Thailand, Libya, Aljazair, Sri Lanka, Yordania, hingga India. Selain penampilan internasional, festival juga diramaikan oleh pertunjukan seni dan budaya dari berbagai kota serta kabupaten di Indonesia.

Kehadiran AAF 2025 kembali menegaskan Bandung sebagai kota sejarah yang menjadi simbol persahabatan antarbangsa, sekaligus ruang bagi masyarakat untuk menikmati keberagaman budaya dalam suasana penuh kebersamaan.
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkot Bandung

Author

Yudo Utomo

ZCreators
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU