Gubernur Jabar Resmikan Rekonstruksi Situs Megalitikum Gunung Padang
JAWA BARAT - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, secara resmi membuka tahapan rekonstruksi Situs Megalitikum Gunung Padang yang berada di Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur. Peresmian tersebut ditandai dengan prosesi pemancangan batu di area teras kelima situs, pada Senin, 15 Desember 2025.
Gubernur yang akrab disapa KDM itu menyampaikan bahwa rekonstruksi Gunung Padang merupakan bentuk komitmen nyata pemerintah dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya, bukan sekadar wacana yang terus berganti seiring pergantian kepemimpinan. Ia menegaskan kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk bersinergi dengan pemerintah pusat dan pemerintah kabupaten dalam upaya pemulihan cagar budaya tersebut.
Gubernur Jabar Resmikan Rekonstruksi Situs Megalitikum Gunung Padang
“Negara memiliki tanggung jawab penuh terhadap rekonstruksi peninggalan sejarah. Pendanaan harus ada, dan apabila belum tersedia, maka harus diupayakan,” ujar KDM.
Ia juga menekankan pentingnya mengesampingkan batas-batas kewenangan antarinstansi demi kepentingan pelestarian. Menurutnya, baik pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten memiliki peran dan kewajiban yang sama dalam merawat situs bersejarah, dengan perbedaan hanya terletak pada skema pembiayaan.
Sebelumnya, Kementerian Kebudayaan telah membentuk tim kajian yang melibatkan sekitar 100 peneliti dari berbagai disiplin ilmu untuk melakukan penelitian komprehensif di kawasan Situs Gunung Padang dan sekitarnya. Kajian tersebut berlangsung sejak Agustus 2025 dan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Baca juga: Disparbud Jabar Gaungkan Gerakan Bersih Lewat Resikkeun Jabar Festival Vol. 1
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Iendra Sofyan, menyampaikan bahwa penelitian ini diharapkan mampu memperkaya pemahaman mengenai sejarah peradaban masa lampau yang berkembang di wilayah tersebut.
Selain aspek pelestarian sejarah, kegiatan ini juga dinilai berpotensi meningkatkan daya tarik wisata Gunung Padang. Hal tersebut diperkuat dengan dukungan akses transportasi, termasuk layanan kereta api melalui program West Java Traincation, yang diharapkan dapat mempermudah kunjungan wisatawan ke kawasan tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Disparbud Jabar