Jawa Barat Catat Rekor Baru, 42 Warisan Budaya Ditetapkan Sebagai WBTb Indonesia 2025
JAWA BARAT - Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia secara resmi menetapkan 500 unsur Budaya Warisan Takbenda (WBTb) Indonesia Tahun 2025. Dari jumlah tersebut, Provinsi Jawa Barat berhasil menorehkan prestasi dengan 42 karya budaya yang masuk dalam daftar penetapan tahun ini.
Capaian tersebut menjadi jumlah terbanyak yang pernah diraih Jawa Barat, sekaligus menegaskan kekayaan tradisi dan keragaman budaya yang dimiliki provinsi ini. Keberhasilan itu merupakan hasil sinergi antara Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Tim WBTb Jawa Barat, pemerintah kabupaten/kota, serta para pelaku seni dan budaya daerah.
Baca juga: Jawa Barat Raih Peringkat Pertama Indonesia Muslim Travel Index 2025
Pengumuman resmi dilakukan oleh Kementerian Kebudayaan RI pada Jumat, 10 Oktober 2025, setelah melalui proses panjang penilaian dalam Sidang Penetapan WBTb Indonesia yang digelar pada 5–9 Oktober 2025.
Berikut 42 karya budaya asal Jawa Barat yang ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia Tahun 2025:
- Rumah Tinggal Masyarakat Kampung Naga (Kabupaten Tasikmalaya)
- Baritan Dermayu (Kabupaten Indramayu)
- Batik Ciwaringin (Kabupaten Cirebon)
- Batik Garutan (Kabupaten Garut)
- Batik Sukapura (Kabupaten Tasikmalaya)
- Borondong Ketan Ibun (Kabupaten Bandung)
- Burayot (Kabupaten Garut)
- Pakemplung (Kabupaten Cianjur)
- Ronggeng Slerek (Kabupaten Indramayu)
- Sandiwara Dermayu (Kabupaten Indramayu)
- Sega Bogana Cirebon (Kota Cirebon)
- Tahu Gejrot (Kabupaten Cirebon)
- Tata Ruang Rumah Tinggal Masyarakat Adat Kampung Kuta (Kabupaten Ciamis)
- Bakaseman Ikan Keraton Cirebon (Kota Cirebon)
- Serepan Patalekan (Kabupaten Bandung Barat)
- Gombyang Dermayu (Kabupaten Indramayu)
- Mendong (Kota Tasikmalaya)
- Ngarak Barong Bekasi (Kota Bekasi)
- Nyimur Kasepuhan Banten Kidul (Kabupaten Sukabumi)
- Ronggeng Ketuk (Kabupaten Indramayu)
- Tari Cikeruhan (Kabupaten Sumedang)
- Adus Sumur Pitu (Kabupaten Cirebon)
- Anyaman Pandan Sukaruas (Kabupaten Tasikmalaya)
- Arsitektur Rumah Junti (Kabupaten Indramayu)
- Bir Kotjok (Kota Bogor)
- Cimplo (Kabupaten Indramayu)
- Golok Galonggong (Kabupaten Tasikmalaya)
- Gula Kawung Kasepuhan Banten Kidul (Kabupaten Sukabumi)
- Keramik Palered (Kabupaten Purwakarta)
- Kopi Godog (Kabupaten Ciamis)
- Mapag Menak (Kabupaten Bandung)
- Memayu Buyut Trusmi (Kabupaten Cirebon)
- Mie Kocok (Kota Bandung)
- Muludan Tuk (Kabupaten Cirebon)
- Ngabungbang Cimande (Kabupaten Bogor)
- Pengantin Tebu Cirebon (Kabupaten Cirebon
- Sangu Kabuli Kasepuhan Banten Kidul (Kabupaten Sukabumi
- Sasapian Buhun (Kabupaten Bandung Barat)
- Syawalan Gunungjati (Kabupaten Cirebon)
- Tata Rias Penganten Kembang Ageung (Kabupaten Karawang)
- Mapag Lisung Anyar Kasepuhan Ciptagelar (Kabupaten Sukabumi)
- Ngadegkeun Bumi Kasepuhan Banten Kidul (Kabupaten Sukabumi)
Dengan penetapan ini, Jawa Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam melestarikan dan memperkuat identitas budaya daerah, sekaligus berkontribusi terhadap kekayaan budaya nasional Indonesia.