Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 13 OKTOBER 2025 • 14:34 WIB

Pagelaran “Ngarumat & Ngaruwat” Warnai Perjalanan Menuju Asia Africa Festival 2025

Pagelaran “Ngarumat & Ngaruwat” Warnai Perjalanan Menuju Asia Africa Festival 2025Pagelaran “Ngarumat & Ngaruwat” Warnai Perjalanan Menuju Asia Africa Festival 2025

JAWA BARAT - Suara gamelan yang berpadu dengan sorak gembira para generasi muda memenuhi udara di Padepokan Seni Mayang Sunda, Jalan Peta, Kota Bandung, pada Sabtu malam, 11 Oktober 2025.

Suasana penuh warna dan kehangatan budaya itu menjadi bagian dari pagelaran “Ngarumat & Ngaruwat Kota Bandung”, sebuah ajang seni yang digelar sebagai pra-acara (pre-event) Asia Africa Youth Forum (AAYF) untuk wilayah Bandung Selatan.

Acara ini terselenggara berkat kolaborasi antara Asia Africa Youth Forum (AAYF) sebagai penggerak utama generasi muda dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung yang menjadi sektor utama penyelenggaraan Asia Africa Festival 2025.

Kolaborasi tersebut menghadirkan semangat solidaritas Asia-Afrika dalam bentuk ekspresi seni dan budaya Sunda yang mempertemukan berbagai generasi dalam satu panggung kebersamaan.

Pagelaran Ngarumat & Ngaruwat Budaya Kota Bandung menjadi bagian dari rangkaian menuju Asia Africa Festival 2025. Melalui kegiatan ini, AAYF mendorong keterlibatan aktif para pemuda dari wilayah Bandung Timur, Utara, Selatan, dan Barat untuk menampilkan potensi kesenian dan budaya khas daerah masing-masing.

Baca juga: Pemkot Bandung Pastikan 150 Rumah di Taman Sakura Indah Tidak Kehilangan Akses Air Bersih

Sekretaris Disbudpar Kota Bandung, Nuzrul Irwan Irawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, melainkan juga gerakan kebudayaan yang menghidupkan kembali kesadaran akan sejarah Bandung sebagai tempat lahirnya semangat Asia-Afrika.
“Ini bukan sekadar festival seni, tetapi sebuah gerakan kebudayaan yang menumbuhkan kesadaran terhadap akar sejarah Bandung,” ujarnya.

Irwan menambahkan, penyelenggaraan di wilayah Bandung Selatan mengangkat kekayaan budaya Sunda sebagai refleksi nilai-nilai kebersamaan, harmoni, dan keindahan moral.

Pagelaran “Ngarumat & Ngaruwat” Warnai Perjalanan Menuju Asia Africa Festival 2025Pagelaran “Ngarumat & Ngaruwat” Warnai Perjalanan Menuju Asia Africa Festival 2025
“Seni dan budaya Sunda memiliki filosofi yang mendalam. Melalui kegiatan seperti ini, kita diajak untuk ngarumat (merawat) dan ngaruwat (menyucikan) nilai-nilai luhur yang menjadi jati diri bangsa,” tuturnya.

Ia juga menuturkan bahwa kegiatan tersebut merupakan lanjutan dari tiga pra-event lainnya: Bandung Timur menampilkan musik bawah tanah, Bandung Utara menghadirkan nuansa jazz dan musik modern, sementara Bandung Barat akan menutup rangkaian dengan tema toleransi beragama di kawasan Cibadak.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai budayanya. Melalui kegiatan ini, kita berupaya menyatukan semangat kebangsaan dengan semangat Asia-Afrika,” tambah Irwan.

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, turut hadir memberikan sambutan serta dukungan bagi para seniman dan pelajar yang terlibat. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bandung berkomitmen untuk terus menyediakan ruang ekspresi budaya bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

“Kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa kebudayaan tetap hidup dan tumbuh di tengah masyarakat. Pemerintah hadir untuk memastikan agar budaya yang berkembang di Jawa Barat, khususnya di Kota Bandung, terus menjadi kebanggaan bersama,” ujar Erwin.

Baca juga: Fenomena Fatherless Jadi Sorotan, Bandung Ajak Ayah Lebih Terlibat

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkot Bandung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Pagelaran “Ngarumat & Ngaruwat” Warnai Perjalanan Menuju Asia Africa Festival 2025

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!