JAWA BARAT - Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, kelurahan, desa, hingga unsur TNI dan Polri untuk menghidupkan kembali budaya gotong royong melalui gerakan korvei dan tata bersih di sepanjang Jalan Raya Jakarta–Bogor. Kegiatan tersebut diawali dengan apel gabungan yang digelar di halaman Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor pada Senin (6/7/2026).
Apel gabungan dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika, para kepala perangkat daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), lurah se-Kecamatan Cibinong, Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkim), Dinas Pekerjaan Umum, serta berbagai unsur pemerintah lainnya.
Setelah apel selesai, seluruh peserta langsung diterjunkan untuk melaksanakan kegiatan korvei dan penataan kawasan di sepanjang Jalan Raya Jakarta–Bogor. Pembersihan dimulai dari wilayah perbatasan Kota Bogor hingga perbatasan Kota Depok sebagai langkah awal penataan kawasan agar lebih bersih, tertib, indah, dan nyaman bagi masyarakat.
Dalam arahannya, Rudy Susmanto menegaskan bahwa upaya penataan lingkungan tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah daerah. Dengan wilayah Kabupaten Bogor yang mencakup 40 kecamatan, 416 desa, dan 19 kelurahan, menurutnya diperlukan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat melalui semangat gotong royong.
Baca juga: Tindak Lanjuti Arahan Bupati, Pemkab Bogor Gelar Korvei Serentak di Kawasan Pusat Pemerintahan
"Kalau bicara kebersihan dan penataan, tidak bisa diselesaikan sepenuhnya oleh Pemerintah Kabupaten Bogor. Kita butuh gotong royong bersama-sama. Mari kita ubah Bogor bersama-sama. Kuncinya hanya satu, kita ingin Bogor bersih," ujar Rudy.
Ia menilai terwujudnya Kabupaten Bogor yang bersih dan tertata merupakan tanggung jawab bersama. Rudy juga memberikan apresiasi kepada para petugas kebersihan dari berbagai perangkat daerah yang selama ini bekerja menjaga kebersihan lingkungan meski kerap luput dari perhatian masyarakat.
"Wajah Bogor menjadi bersih dan indah karena kerja keras orang-orang yang sering tidak terlihat. Mereka adalah para petugas kebersihan dari berbagai perangkat daerah yang setiap hari berjasa menjaga Kabupaten Bogor," katanya.
Lebih lanjut, Rudy menegaskan bahwa proses penataan kawasan tetap mengedepankan pendekatan persuasif kepada para pelaku usaha. Bangunan yang berdiri di atas fasilitas umum maupun jalur pejalan kaki akan diminta untuk dibongkar secara mandiri. Sementara itu, pelaku usaha yang menjaga kebersihan dan tidak mengganggu kepentingan umum tetap dipersilakan menjalankan aktivitas usahanya.
"Hak masyarakat untuk mencari rezeki tetap kita hormati. Tetapi hak pengguna jalan juga harus kita lindungi. Oleh karena itu, seluruh pemilik usaha wajib menjaga kebersihan di lingkungan usahanya masing-masing," tuturnya.
Rudy menjelaskan, tahap awal penataan ditargetkan rampung dalam waktu paling lama dua hari, dimulai dari perbatasan Kota Bogor hingga Simpang Empat Kandang Roda. Selanjutnya, kegiatan akan dilanjutkan dari perbatasan Kota Depok menuju Flyover Cibinong sebelum secara bertahap diperluas ke seluruh wilayah Kabupaten Bogor.
Ia juga meminta para camat, lurah, kepala desa, hingga ketua RT dan RW agar tidak menunggu instruksi ataupun kunjungan dari pemerintah daerah untuk memulai gerakan bersih-bersih di lingkungan masing-masing.
Baca juga: O2SN SMA/SMK Tingkat Jabar 2026 Resmi Dibuka, Ratusan Atlet Pelajar Siap Berkompetisi
"Kita ingin menghidupkan kembali budaya gotong royong karena di balik gotong royong terdapat kekuatan yang besar, yaitu kebersamaan dan silaturahmi," ungkap Rudy.
Selain membersihkan sampah, Pemerintah Kabupaten Bogor juga melakukan berbagai penataan fasilitas umum, di antaranya merapikan kabel yang menjuntai, membongkar penutup lokasi pembuangan sampah liar, mencopot baliho yang mengganggu estetika kawasan, serta mencabut paku yang menempel pada batang pohon. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menciptakan ruang publik yang aman, nyaman, dan asri.
Melalui gerakan ini, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap semangat gotong royong kembali tumbuh di tengah masyarakat sehingga kebersihan lingkungan dapat terjaga secara berkelanjutan. Upaya tersebut juga menjadi bagian dari komitmen mewujudkan Kabupaten Bogor yang lebih maju, aman, adil, makmur, serta nyaman bagi seluruh masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkab Bogor