JAWA BARAT - Idulfitri 2026 dimaknai sebagai momentum introspeksi dan saling memaafkan, termasuk bagi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Usai melaksanakan salat Id di kawasan Gedung Sate pada Sabtu (21/3/2026), ia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas berbagai kekurangan selama masa kepemimpinannya.
Dalam penyampaiannya, Dedi mengakui masih adanya sejumlah persoalan yang dihadapi warga Jawa Barat. Mulai dari pembangunan infrastruktur yang belum merata, seperti saluran irigasi yang belum tersedia, hingga kondisi rumah warga yang masih tidak layak huni.
Selain itu, ia juga menyoroti masih adanya anak-anak yang belum memperoleh akses pendidikan, serta masyarakat yang mengalami kesulitan dalam mendapatkan layanan kesehatan karena belum terdaftar dalam program jaminan kesehatan.
Ia mengungkapkan masih ditemukannya kondisi warga yang mengalami keterbatasan ekonomi, seperti keluarga yang kesulitan memenuhi kebutuhan dasar, termasuk pangan, perlengkapan sekolah, hingga biaya pengobatan. Bahkan, terdapat kasus warga yang meninggal dunia namun keluarganya tidak mampu menyediakan kebutuhan pemakaman.
Baca juga: Pemprov Jabar Liburkan 1.120 Sopir Angkot di Cibadak Selama Lebaran 2026
Menurutnya, berbagai persoalan tersebut seharusnya dapat diminimalkan apabila pengelolaan anggaran daerah dilakukan secara optimal dan tepat sasaran.
“Saya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Jawa Barat atas kekeliruan kami dan memohon ampun kepada Allah karena belum dapat memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya.
Ia menegaskan komitmennya untuk melakukan evaluasi menyeluruh serta memperbaiki kualitas pelayanan kepada masyarakat. Salah satu langkah yang akan ditempuh adalah melakukan realokasi anggaran agar lebih difokuskan pada kebutuhan mendesak masyarakat.
Dedi juga menyatakan kesiapannya untuk bekerja lebih maksimal dalam menjalankan amanah, termasuk dengan meningkatkan intensitas kerja demi memastikan pelayanan publik berjalan lebih baik.
Baca juga: Dinkes Jabar Operasikan Mobil Layanan Kesehatan di Rest Area Tol Cipali
Ia menambahkan bahwa masyarakat berhak mendapatkan pelayanan optimal sebagai bentuk timbal balik atas kepatuhan dalam membayar pajak. Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi kepada warga Jawa Barat yang telah berkontribusi melalui pajak, yang tercatat mengalami peningkatan selama bulan Ramadan dibandingkan periode lainnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Jabarprov.go.id