Jelang Iduladha 2026, Disperindag Jabar Gelar Pasar Murah di Enam Daerah
JAWA BARAT - Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul adha 2026, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Barat menggelar Pasar Murah di UPTD BPSMB Agro Bandung, Kabupaten Bandung, Kamis (21/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah dalam menjaga kestabilan harga sekaligus memudahkan masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Pasar Murah dibuka langsung oleh Kepala Disperindag Jawa Barat, Nining Yuliastiani. Ia menyampaikan, program tersebut tidak hanya dilaksanakan di Kabupaten Bandung, tetapi juga digelar secara bertahap di sejumlah daerah lain di Jawa Barat. “Total ada enam kabupaten dan kota yang sudah maupun akan melaksanakan Pasar Murah, yakni Kabupaten Karawang, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Bandung, Kota Bogor, Kota Cirebon, dan Kabupaten Tasikmalaya,” ujar Nining.
Menurutnya, kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok di tengah kenaikan harga yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan.
Jelang Iduladha 2026, Disperindag Jabar Gelar Pasar Murah di Enam Daerah
Berbagai komoditas pangan disediakan dalam Pasar Murah tersebut, mulai dari bahan kebutuhan harian hingga sejumlah produk pangan strategis. Nining mengatakan, kenaikan harga sejumlah komoditas dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan menjelang HBKN serta kondisi ekonomi global yang berdampak pada bahan pangan impor. “Penurunan nilai tukar rupiah turut memengaruhi harga beberapa komoditas seperti tepung, gula, dan daging sapi karena sebagian bahan masih bergantung pada impor,” katanya.
Untuk menekan harga di tingkat konsumen, pemerintah menghadirkan bahan pokok langsung dari petani dan distributor, ditambah dukungan subsidi distribusi sehingga harga jual lebih rendah dibandingkan pasar umum.
“Kami berupaya menghadirkan harga yang lebih terjangkau melalui kerja sama dengan produsen, distributor, dan dukungan subsidi pengangkutan,” jelasnya.
Baca juga: Pemkab Kuningan Gencarkan Gerakan Pangan Murah Jelang Idul Adha 2026
Dalam kesempatan itu, Nining juga meminta pemerintah daerah terus melakukan pemantauan harga bahan pokok agar potensi gejolak harga dapat segera diantisipasi. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, distributor, asosiasi, hingga BUMN dalam menjaga pasokan dan distribusi pangan.
Selain memastikan ketersediaan stok, masyarakat juga diimbau untuk berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan karena pasokan kebutuhan pokok dipastikan tetap aman. “Belilah sesuai kebutuhan karena pemerintah bersama para penyedia terus menjaga ketersediaan bahan pokok di pasar,” ucapnya.
Baca juga: Gerakan Pangan Murah Digencarkan di Kuningan Jelang Idul Adha 2026
Pelaksanaan Pasar Murah HBKN Iduladha 2026 tersebut turut bersinergi dengan kegiatan Gerakan Pangan Murah yang digelar Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Jawa Barat. Kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya Bank Indonesia, Perum Bulog, ID Food, perangkat daerah Pemerintah Provinsi Jawa Barat, pemerintah kabupaten/kota, hingga Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO).
Melalui kegiatan ini, berbagai komoditas pangan dijual dengan harga di bawah pasaran guna membantu meringankan pengeluaran masyarakat menjelang Iduladha.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Jabarprov.go.id