Pemkot Cimahi Gelar Simulasi Evakuasi Mandiri Bencana Gempa Bumi
JAWA BARAT - Pemerintah Kota Cimahi melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melaksanakan simulasi evakuasi mandiri bencana gempa bumi di RW 05, Kelurahan Cigugur Tengah, pada Sabtu (27/9). Kegiatan ini turut dihadiri jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, para kepala perangkat daerah, unsur kewilayahan, organisasi sosial, relawan, serta para ketua RW se-Kelurahan Cigugur Tengah. Kehadiran lintas sektor tersebut mencerminkan sinergi dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi pergerakan Sesar Lembang.
Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, menegaskan bahwa Cimahi merupakan wilayah dengan tingkat kerentanan bencana cukup tinggi. Oleh karena itu, kesiapan masyarakat bersama pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam menghadapi kemungkinan darurat bencana. “Sebagaimana ramai dibicarakan, pergerakan Sesar Lembang berpotensi menimbulkan gempa hingga magnitudo 7–8. Yang utama adalah bagaimana kita menyiapkan diri,” ujarnya.
Simulasi berlangsung dengan melibatkan partisipasi warga secara langsung. Tahapan dimulai dari pembunyian sirine tanda gempa, upaya perlindungan diri di dalam rumah, hingga evakuasi mandiri menuju titik kumpul yang telah ditentukan setelah gempa berhenti. Proses dilanjutkan dengan pendataan warga, evakuasi korban menggunakan sarana berbasis kearifan lokal, serta simulasi penanganan bencana lanjutan seperti kebakaran. Pada tahap akhir, masyarakat bersama tim satgas mendirikan Pos Tanggap Darurat tingkat RW sebagai pusat koordinasi.
Baca juga: Kehangatan Gotong Royong: Bantuan Sosial Disalurkan untuk Warga Desa Cimahi
Untuk menambah daya tarik, kegiatan ini juga menghadirkan personel serial Preman Pensiun yang ikut mensimulasikan bencana gempa. Hasil rekaman kegiatan nantinya akan dikemas dalam bentuk film sinematik sebagai media edukasi bagi masyarakat di luar Cigugur Tengah. “Kita buat simulasi dalam format film agar lebih menarik dan mudah dipahami warga. Saya berharap rekan-rekan media juga membantu menyebarluaskan pesan kesiapsiagaan ini,” kata Wakil Wali Kota.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Cimahi menekankan pentingnya kesiapsiagaan, kemandirian, dan solidaritas masyarakat dalam menghadapi potensi bencana. Harapannya, Cimahi dapat tumbuh sebagai kota tangguh bencana dengan dukungan seluruh lapisan masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkot Cimahi