Senin, 06 JULI 2026 • 18:46 WIB

Pariwisata Jawa Barat Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan dan Okupansi Hotel Meningkat pada Mei 2026

Author

Pariwisata Jawa Barat Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan dan Okupansi Hotel Meningkat pada Mei 2026

JAWA BARAT - Sektor pariwisata di Jawa Barat terus memperlihatkan perkembangan yang menggembirakan. Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan adanya peningkatan pada jumlah kunjungan wisatawan mancanegara, perjalanan wisatawan nusantara, hingga tingkat okupansi hotel selama Mei 2026 dibandingkan bulan sebelumnya.

Berdasarkan catatan BPS, jumlah wisatawan mancanegara yang masuk ke Jawa Barat melalui Bandara Internasional Kertajati pada Mei 2026 mencapai 241 kunjungan. Jumlah tersebut meningkat 11,06 persen dibandingkan April 2026 yang mencatatkan 217 kunjungan.

Peningkatan juga terjadi pada pergerakan wisatawan nusantara. Sepanjang Mei 2026, perjalanan wisatawan domestik dengan tujuan Jawa Barat tercatat sebanyak 19,52 juta perjalanan. Angka ini naik 12,20 persen dibandingkan April 2026 yang mencapai 17,40 juta perjalanan. Secara tahunan, jumlah tersebut juga mengalami pertumbuhan sebesar 10,29 persen dibandingkan periode yang sama pada Mei 2025.

Jika dihitung secara kumulatif, jumlah perjalanan wisatawan nusantara menuju Jawa Barat selama Januari hingga Mei 2026 mencapai 93,45 juta perjalanan. Capaian itu meningkat 5,78 persen dibandingkan periode Januari–Mei 2025 yang tercatat sebanyak 88,34 juta perjalanan.

Pada Mei 2026, arus perjalanan wisatawan nusantara didominasi oleh enam daerah tujuan utama, yakni Kabupaten Bogor, Kota Bandung, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bandung, dan Kota Depok. Keenam wilayah tersebut berkontribusi sebesar 48,17 persen terhadap total perjalanan wisatawan nusantara ke Jawa Barat.

Meningkatnya aktivitas perjalanan wisata turut memberikan dampak positif terhadap sektor perhotelan. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang maupun nonbintang di Jawa Barat pada Mei 2026 tercatat sebesar 39,06 persen. Angka tersebut meningkat 2,02 poin dibandingkan April 2026.

Baca juga: Pemprov Jabar Ungkap Strategi di Balik Penghargaan Wisata Ramah Muslim Dunia

Banyaknya hari libur nasional sepanjang Mei 2026 dinilai menjadi salah satu faktor yang mendorong meningkatnya kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi di Jawa Barat. Pada bulan tersebut terdapat lima hari libur yang ditetapkan pemerintah, yakni 1 Mei (Hari Buruh Internasional), 14 Mei (Kenaikan Isa Almasih), 15 Mei (cuti bersama Kenaikan Isa Almasih), 27 Mei (Iduladha), serta 28 Mei (cuti bersama Iduladha).

Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, mobilitas perjalanan, dan okupansi hotel tersebut menjadi sinyal positif bagi keberlanjutan pemulihan sekaligus pertumbuhan sektor pariwisata di Jawa Barat. Ke depan, tren ini diharapkan dapat terus terjaga melalui penguatan promosi destinasi wisata, penyelenggaraan berbagai agenda pariwisata, serta peningkatan kualitas pelayanan dan fasilitas pendukung di sejumlah destinasi wisata.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Disparbud Jabar

Author

Yudo Utomo

ZCreators
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU