Senin, 25 MEI 2026 • 16:42 WIB

13 Cabang Olahraga Dipertandingkan di POPDA Kabupaten Bekasi 2026

Author

13 Cabang Olahraga Dipertandingkan di POPDA Kabupaten Bekasi 2026

JAWA BARAT - Pemerintah Kabupaten Bekasi terus memperkuat pembinaan olahraga pelajar sebagai bagian dari upaya jangka panjang mencetak atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kabupaten Bekasi 2026 yang tahun ini hadir dengan persaingan lebih kompetitif dan melibatkan 13 cabang olahraga.

Ajang yang diikuti peserta dari seluruh kecamatan di Kabupaten Bekasi itu tidak hanya menjadi wadah kompetisi antarpelajar, tetapi juga diarahkan sebagai sistem pembinaan berkelanjutan untuk mempersiapkan atlet menuju Popwilda Jawa Barat sekaligus menjaga tradisi prestasi olahraga daerah.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi, Iman Nugraha, mengatakan POPDA memiliki peran strategis dalam membangun ekosistem olahraga pelajar yang berkesinambungan.

“POPDA bukan hanya sekadar ajang pertandingan, tetapi juga menjadi ruang pembinaan atlet usia dini yang sangat penting. Dari sini kami mempersiapkan atlet-atlet daerah untuk menghadapi kompetisi yang lebih tinggi, termasuk Popwilda,” ujar Iman saat ditemui di Gedung Squash Wibawamukti, Kompleks Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Sabtu (23/5/2026).

Baca juga: Kabupaten Bekasi Gelar Popda XIII, Pertandingkan 13 Cabang Olahraga

Ia menyebutkan, jumlah peserta POPDA tahun ini mengalami peningkatan dibanding penyelenggaraan sebelumnya. Seluruh kecamatan turut ambil bagian dalam berbagai cabang olahraga yang dipertandingkan, di antaranya atletik, bola basket, renang, voli indoor, bulutangkis, pencak silat, sepak bola, judo, karate, sepak takraw, squash, kempo, hingga panahan.

“Alhamdulillah seluruh cabang olahraga terisi peserta. Ini menunjukkan semangat pembinaan olahraga pelajar di tingkat kecamatan semakin berkembang,” katanya.

Salah satu perhatian pada POPDA 2026 adalah diperkenalkannya cabang olahraga squash kepada kalangan pelajar. Kehadiran cabang baru tersebut dinilai menjadi langkah positif dalam memperluas akses pembinaan olahraga modern di Kabupaten Bekasi.

Squash merupakan olahraga yang telah dipertandingkan di berbagai ajang internasional, namun perkembangannya di daerah masih terbatas karena faktor fasilitas.

“Setelah fasilitas squash dapat digunakan, kami langsung mencoba mengenalkannya kepada para pelajar. Kami ingin anak-anak Kabupaten Bekasi memiliki kesempatan mengenal lebih banyak cabang olahraga,” jelasnya.

Untuk mendukung pengembangan cabang tersebut, Disbudpora Kabupaten Bekasi menggelar sosialisasi dan pelatihan intensif selama satu bulan sebelum pertandingan dimulai. Para pelajar dari berbagai kecamatan mendapatkan pembinaan rutin guna memahami teknik dasar permainan squash.

Baca juga: Sekolah Maung Buka Pendaftaran 25 Mei 2026, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan

“Respons para pelajar sangat baik. Mereka cukup antusias mengikuti latihan maupun pertandingan. Ini menjadi awal yang positif bagi pembinaan atlet squash di Kabupaten Bekasi,” ungkapnya.

Ke depan, pihaknya berharap cabang olahraga squash dapat berkembang lebih luas dan masuk ke kegiatan ekstrakurikuler sekolah sebagai bagian dari penguatan budaya olahraga di kalangan pelajar.

Selain squash, sejumlah pertandingan juga telah digelar lebih awal sebelum pembukaan resmi POPDA, seperti basket, panahan, dan beberapa cabang lainnya. Langkah tersebut dilakukan untuk menyesuaikan penggunaan venue yang dipakai bersama antar cabang olahraga.

Di tengah tingginya partisipasi peserta, Pemerintah Kabupaten Bekasi juga menjadikan POPDA sebagai ajang pencarian bakat guna mempersiapkan atlet menghadapi Popwilda Jawa Barat yang dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang.

Sebelumnya, Kabupaten Bekasi berhasil meraih prestasi sebagai juara pada ajang Popwilda. Capaian tersebut diharapkan dapat kembali dipertahankan melalui pembinaan atlet yang dilakukan sejak usia pelajar.

Baca juga: Dedi Mulyadi Hadiri HUT Ke-80 Kodam III/Siliwangi di Bandung

“Kami optimistis POPDA akan melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu mempertahankan prestasi Kabupaten Bekasi di tingkat Jawa Barat. Pembinaan sejak usia pelajar menjadi kunci agar regenerasi atlet berjalan berkelanjutan,” tuturnya.
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkab Bekasi

Author

Yudo Utomo

ZCreators
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU