JAWA BARAT - Sebagai salah satu dari 17 subsektor ekonomi kreatif, desain produk terus menunjukkan pertumbuhan yang pesat seiring meningkatnya kebutuhan pasar. Dinamika selera konsumen yang cepat berubah menuntut para pelaku usaha untuk menghadirkan inovasi yang relevan dan berkelanjutan.
Untuk memperkuat kapasitas para kreator dan pelaku industri desain produk, Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenekraf RI) bersama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan Presentasi Final Akselerasi Desain Produk 2025 – Sintesa. Acara tersebut digelar di Ruang OP Kantor Disparbud Jabar pada Sabtu, 22 November 2025.
Sebanyak 12 pelaku usaha hadir dan menampilkan karya desain unggulan mereka. Ragam produk yang dipresentasikan meliputi kategori furnitur, dekorasi rumah, produk gaya hidup, mainan, hingga stationery set.
“Kami mengapresiasi teman-teman yang terus berusaha mengembangkan ekonomi kreatif dan kemampuan diri. Pelatihan ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin, karena kita semua memiliki peran dalam pembangunan Indonesia dan Jawa Barat,” ujar Kepala Disparbud Jabar, Iendra Sofyan.
Baca juga: Bupati Garut Resmi Buka Gebyar Pesona Budaya Garut 2025
Program Sintesa diharapkan mampu memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di daerah. Sebagai langkah tindak lanjut, Disparbud Jabar akan memfasilitasi pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) untuk sejumlah desain terpilih. Upaya ini menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam melindungi karya kreatif sekaligus mendorong hilirisasi produk lokal.
Hadir pula dalam kegiatan ini, Sabar Norma Megawati Panjaitan, Direktur Direktorat Arsitektur dan Desain Kemenekraf RI, yang menyampaikan dukungan penuh terhadap kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pengembangan desain produk nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Disparbud Jabar