Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 18 NOVEMBER 2025 • 14:28 WIB

Mahasiswa Seni Rupa UPI Dilatih Publikasi dan Penanganan Karya Seni Secara Profesional

Mahasiswa Seni Rupa UPI Dilatih Publikasi dan Penanganan Karya Seni Secara ProfesionalMahasiswa Seni Rupa UPI Dilatih Publikasi dan Penanganan Karya Seni Secara Profesional

JAWA BARAT - Sebanyak 60 mahasiswa Program Studi Seni Rupa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) mengikuti Lokakarya Kolaborasi Pemajangan Karya Seni yang berlangsung di Teater Terbuka Taman Budaya Jawa Barat, Jumat, 14 November 2025. Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, yakni Galih Jatu Kurnia dan Wisesa Wening Galih, yang berbagi pengetahuan mengenai publikasi, penyajian, serta pengelolaan karya seni secara profesional.

Dalam pemaparannya, Galih Jatu Kurnia menyebut bahwa lokakarya ini dirancang untuk memperkuat kapasitas mahasiswa seni rupa sebagai calon pelaku seni dalam merancang dan mengelola materi pameran. Ia menyoroti bahwa Jawa Barat memiliki ekosistem seni yang dinamis dengan banyak ruang produksi kreatif. Meski demikian, kebutuhan tenaga kurator, manajer seni, dan profesional tata pamer masih belum terpenuhi. Kehadiran mahasiswa diharapkan mampu menjawab tantangan tersebut di kemudian hari.

Mahasiswa Seni Rupa UPI Dilatih Publikasi dan Penanganan Karya Seni Secara ProfesionalMahasiswa Seni Rupa UPI Dilatih Publikasi dan Penanganan Karya Seni Secara Profesional

Sementara itu, Wisesa Wening Galih memberikan pemahaman mengenai peran penting seorang preparator dan keahlian art handling. Ia menjelaskan bahwa preparator bertanggung jawab mengatur dan memelihara karya seni di museum atau galeri, mulai dari persiapan hingga pemasangan. Adapun art handling merupakan keterampilan khusus dalam menangani karya agar tetap aman selama proses pemindahan, penyimpanan, hingga dipamerkan. Menurutnya, preparator umumnya memiliki kemampuan art handling, namun art handler bekerja dengan cakupan yang lebih luas termasuk dalam proyek internasional atau pameran skala besar.

Kepala UPTD Pengelolaan Kebudayaan Daerah Jawa Barat, Ary Heriyanto, melalui Penanggungjawab Satpel Taman Budaya, Agung Kusnadi, menyampaikan harapan agar mahasiswa dapat memaksimalkan fasilitas milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat, seperti Taman Budaya dan Gedung Pusat Kebudayaan. Fasilitas tersebut terbuka untuk dimanfaatkan dalam kegiatan akademik maupun pameran tunggal, sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Baca juga: West Java Festival 2025 Resmi Dibuka, Angkat Tema “Gapura Panca Waluya”

Sebagai penutup, peserta mengikuti praktik langsung di area lobi Teater Terbuka Taman Budaya. Mereka diminta menyusun konsep pameran mulai dari perencanaan, persiapan teknis, pelaksanaan, hingga evaluasi penutupan, sekaligus melakukan supervisi pada setiap tahapnya. Latihan ini menjadi pengalaman awal mahasiswa dalam memahami standar profesional tata pameran di dunia seni.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Disparbud Jabar

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mahasiswa Seni Rupa UPI Dilatih Publikasi dan Penanganan Karya Seni Secara Profesional

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!