Perjalanan Wisatawan Nusantara ke Jawa Barat Capai Rekor Tertinggi dalam Lima Tahun
JAWA BARAT - Pergerakan wisatawan nusantara menuju Provinsi Jawa Barat menunjukkan tren yang tetap positif pada awal 2026. Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa jumlah perjalanan wisatawan domestik pada Januari 2026 menjadi yang tertinggi untuk periode yang sama dalam lima tahun terakhir.
Pada Januari 2026, total perjalanan wisatawan nusantara tercatat mencapai 18,38 juta perjalanan. Angka tersebut meningkat 2,54 persen dibandingkan Januari 2025.
Capaian ini juga melampaui jumlah perjalanan pada tahun-tahun sebelumnya. Dalam lima tahun terakhir, jumlah perjalanan wisatawan nusantara ke Jawa Barat tercatat 6,43 juta perjalanan pada 2021, 9,40 juta pada 2022, 15,17 juta pada 2023, 14,01 juta pada 2024, dan 17,93 juta pada 2025.
Penghitungan data tersebut dilakukan BPS melalui Mobile Positioning Data (MPD) dengan memanfaatkan pelacakan sinyal telepon seluler. Dalam metodologi tersebut, seseorang dikategorikan sebagai wisatawan nusantara apabila melakukan perjalanan ke luar lingkungan kesehariannya yang tidak bersifat rutin, atau kurang dari empat kali dalam satu bulan.
Baca juga: Cap Go Meh Bogor Street Festival 2026 Teguhkan Toleransi dan Kebersamaan di Kota Bogor
Selain itu, perjalanan harus memenuhi sejumlah kriteria, antara lain berlangsung minimal enam jam di wilayah kabupaten atau kota tujuan, melintasi batas administratif kabupaten/kota di wilayah Indonesia, serta memiliki durasi perjalanan kurang dari 12 bulan.
Dari sisi destinasi, Kabupaten Bogor masih menjadi tujuan paling banyak dikunjungi wisatawan domestik. Pada Januari 2026, jumlah perjalanan ke wilayah tersebut mencapai 3,01 juta, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat 2,89 juta perjalanan.
Sementara itu, Kota Bandung berada di posisi kedua dengan 2,01 juta perjalanan. Adapun daerah lain yang masuk dalam sepuluh besar tujuan wisatawan nusantara di Jawa Barat meliputi Kabupaten Bandung (1,19 juta), Kabupaten Garut (0,73 juta), Kabupaten Bandung Barat (0,71 juta), Kabupaten Cianjur (0,63 juta), Kabupaten Sukabumi (0,56 juta), Kabupaten Subang (0,45 juta), Kabupaten Sumedang (0,41 juta), serta Kabupaten Pangandaran (0,40 juta).
Baca juga: Daftar ATM Pecahan 20 Ribu di Karawang untuk Lebaran 2026
Meski mencatat rekor tertinggi untuk periode Januari dalam lima tahun terakhir, secara bulanan jumlah perjalanan wisatawan nusantara mengalami sedikit penurunan. Jika dibandingkan dengan Desember 2025 yang mencapai 18,53 juta perjalanan, angka Januari 2026 turun sekitar 0,78 persen.
Kondisi serupa juga terlihat pada tingkat hunian hotel di Jawa Barat. Secara keseluruhan, tingkat okupansi hotel berbintang maupun nonbintang pada Januari 2026 tercatat 37,76 persen, atau menurun 8,01 poin dibandingkan Desember 2025.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Disparbud Jabar